Thursday, May 14, 2009

Vocalgroup paling Nekad.


Ego Lari: Kenangan Grup Paling Nekad Sedunia

Membaca kembali barisan ini seperti membuka lembaran foto lama yang penuh warna. Jika ditelusuri dari kiri ke kanan, ini bukan sekadar susunan nama, melainkan peta petualangan masa muda yang penuh tawa, lokasi yang akrab di telinga, dan keberanian yang tak tertandingi:
  1. Aku: Yang paling kecil di antara semuanya. Dengan candaan khas pada diri sendiri sebagai yang "hitam dan nggak berwarna" (he..he), namun justru akulah saksi utama yang menyimpan mosaik kenangan ini paling utuh hingga hari ini.
  2. Agus Dermawan: Sosok yang berdiri tegak di sampingku, bagian tak terpisahkan dari fondasi awal kelompok ini.
  3. Suluh: Kawan yang membawa semangat dari Ketintang PTT, sebuah nama lokasi yang kini langsung memicu ingatan akan asal-usul dan perjalanan kita.
  4. Ibu Rahardjo: Figur yang unik dan istimewa dalam dinamika kelompok kita. Rumah beliau berada di dekat kawasan Untag, tepatnya di Jalan Manyar Sindaru. Kehadirannya pasti memberi nuansa dan warna tersendiri yang sulit dilupakan.
  5. Candra: Yang menurut pandanganku (dan mungkin hanya aku yang seberani ini mengatakannya, hehe), adalah yang paling cantik di antara kami semua, dengan rumah yang berada di kawasan Asemrowo.
  6. Sutrisno: Jantung sosial dari grup ini. Orang yang paling supel dan ramah, tipe teman yang selalu bisa mencairkan suasana dan membuat siapa saja merasa diterima.
  7. Harsono: Sosok yang ingatan tentang rumahnya di Simo mungkin sudah mulai agak kabur dimakan waktu, namun jejak persahabatan dan kehadirannya tetap tertinggal jelas di hati.
  8. Arifin: Sang penutup barisan dengan prinsip yang kuat dan mandiri. Meski sudah diterima di SMAN 6, ia justru dengan tegas menolaknya dan memilih meminta dipindahkan ke SMA Trimurti. Sebuah keputusan nekat yang sangat mewakili jiwa kelompok ini.

Semangat "Paling Nekad Sedunia"

Ini bukan sekadar grup biasa; ini adalah kumpulan anak muda dengan mental baja dan hati yang membara. Bayangkan, baru saja belajar ngeband, belum lama benar memegang alat musik, kami sudah langsung melemparkan diri ke dalam kejuaraan tingkat se-Jawa Timur.
Tidak ada ragu, tidak ada istilah "belum siap". Yang ada hanya keberanian murni, adrenalin, dan kepercayaan diri yang hanya dimiliki oleh masa muda. Soundtrack dari segala kegilaan dan keberanian itu adalah lagu "Ego Lari". Lagu itulah yang menggema di setiap latihan dan panggung, mewakili semangat kami yang mungkin terlihat kacau dari luar, tapi penuh gairah, solidaritas, dan keyakinan di dalam.

Di Mana Kalian Sekarang?

"Wah, ke mana semua, ya?"
Pertanyaan itu menggantung manis di ujung kenangan. Waktu memang membawa kita ke arah yang berbeda, menyebar kita ke berbagai jalan kehidupan. Namun, semangat "paling nekad sedunia" dan irama "Ego Lari" akan selalu menjadi bukti abadi bahwa pernah ada masa di mana kita benar-benar hidup, bermusik, dan bersaudara tanpa batas.
---ooo000ooo---

Friday, May 8, 2009

Masa-masa Indah itu,.....

Lagi Istirahat.
gambar diambil dari smpn4sby.com/


Gambar suasana kelas.
gambar diambil dari smpn4sby.com/


Saat itu semua terasa konyol..
betapa tidak,.. jam istirahat belumlah berbunyi..tapi ingin hati beli kacang goreng..
dg berlagak pilon, pamit ke ibu Guru kalau mau kebelakang. sesampai di kantin
dg cepat kacang goreng kulahap dan beberapa makanan ringan pesanan teman
kubawa dibalik saku baju. dg heran ibu guru bertanya "darimana aja?"
kujawab dg sesegera mungkin "dari belakang Bu"
eh.. teman-teman nyeletuk "lho kok Nglenga" (maksudnya plesetan dari kok berminyak,
kata lengo (bhs jawa) yg seharusnya diterjemahkan minyak malah vokalnya saja yg diganti 'a'
alhasil, ibu guru hanya heran sedang teman-teman semua tertawa...

Monday, April 20, 2009

Dwi Isyudono

Dwi Isyudono
Hai,... akhirnya kamu muncul juga,.. gimana Cak khabarnya?
baik-baik sajakah?

did u have a good vacation..? he..he..
Pastilah kamu penasaran, aku kok tahu siapa dirimu....he,..he..

Sekarang sudah berada dimana nich.... ngga di Gajahmada lagi?...
nanti tak postingkan photomu saat masih SMP.... he..he...

Wellcome to my oret-oretan....

Goodluck 4 U....

Friday, January 30, 2009

Akhirnya ku menemukanmu

Setelah sekian lama menanti teman2... akhirnya ada juga yang berkunjung...
kasihan yaa.....
Tapi itulah namanya juga usaha.....
Tak buatkan Groupnya sekalian....
barangkali ada yang punya ide.....
silahkan kirim kritik.... disini dulu....

-----------------------------------------------------------------------------

saat itu Kepala sekolahku memang Disiplin sekali, sayang beliau hanya setengah permainan saja'
alias harus menjadi Kepala Sekolah di tempat Lain.... denger-denger sich..ke SMP 9..
Yaaa..Ibu Karotini Murdayanti...
Displin, Tegas namun penuh ke Ibuan....

Saturday, November 15, 2008

Tentang Surabaya


"Jer Basuki Mawa Bea" merupakan kata-kata simbol Jawa Timur. Artinya, cita-cita hanya dapat dicapai dengan pengorbanan. Hal ini juga menjadi motto utama, khususnya masyarakat Surabaya, kota Pahlawan yang merupakan gambaran sejarah perjuangan melawan penjajah.
Surabaya merupakan pusat ekonomi dan administrasi Jawa Timur, dengan kegiatan bisnis dan pusat industri dan pelabuhan utama propinsi. Merupakan kota terbesar kedua dari Jakarta dan terpenting kota ini mempunyai populasi sekitar 3 juta jiwa. Dari pelabuhan Tanjung Perak feri secara regular menyeberangi selat, menuju pulau Madura, dan layanan penerbangan ke dan dari Bandara Juanda yang menghubungkan kota dengan Jakarta, Yogyakarta, Bali dan bagian lainnya di Indonesia.

Surabaya berlokasi di pantai Utara propinsi Jawa Timur, berbatasan disebelah Utara dan Timur dengan laut Jawa/Selat Madura, Barat dengan kabupaten Gresik, dan Sidoarjo disebelah Selatan. Topografinya rat-rata berada pada 3-6 m di atas permukaan laut, tapi disebelah Barat, dua bukit kecil dari Barat ke Timur mempunyai ketinggian 20-30 m diatas permukaan laut.

Suhu tropis mempunyai dua musim. Musim kemarau pada umumnya berada pada bulan Mei sampai Oktober, dan musim hujan dari bulan November hingga April. Hujan lebat biasanya terjadi antara bulan Desember dan Januari. Kecepatan angin normalnya dari 3 hingga 20 knots dan relatif tetap sepanjang tahun. Rata-rata curah hujan berkisar 1,321 mm, dan curah hujan tertinggi tiap bulannya sekitar 260 mm, biasanya pada bulan Januari. Suhu terendah biasanya pada bulan Pebruari sekitar 25.5 celcius dan suhu tertinggi sekitar 33.0 celcius pada Oktober. Rata-rata suhu mencapai 27.8 celcius.

Perdagangan komersial di Surabaya mempunyai peraturan yang penting untuk pengembangan Indonesia Timur, khususnya Jawa Timur. Aktivitas perdagangan utama meliputi area yang luas dari pelabuhan di Utara ke pusat kota dimana produk-produk tersebut diperdagangkan.

Tuesday, October 7, 2008

Bank Indonesia Naikkan BI Rate 25 bps Menjadi 9.50%



No. 10/ 45 /PSHM/Humas

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 9.50%.

“Keputusan ini diambil setelah mencermati dan mempertimbangkan dengan seksama perkembangan keuangan dan ekonomi global akhir-akhir ini dan kemungkinan dampaknya terhadap perekonomian nasional. Bank Indonesia juga mencermati secara mendalam prospek perkembangan permintaan domestik, neraca pembayaran dan resiliensi sektor keuangan dalam negeri dalam konteks perubahan lingkungan global” demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Boediono. Selain itu, dalam upaya mengendalikan inflasi, Bank Indonesia tetap melakukan optimalisasi penggunaan seluruh instrumen kebijakan moneter yang tersedia. Kebijakan stabilisasi rupiah diarahkan pada upaya menghindari gejolak nilai tukar yang terlalu tajam. Perkembangan terhadap nilai tukar yang terjadi saat ini secara umum sejalan dengan perkembangan yang terjadi pada mata uang regional.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah untuk mencermati perkembangan yang terjadi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga ketahanan dan kestabilan sistem keuangan Indonesia agar senantiasa dapat terpelihara dengan baik.

Laporan lengkap mengenai kondisi terkini perekonomian, perkembangan moneter, inflasi, nilai tukar, neraca pembayaran, serta prospek perekonomian ke depan akan dimuat dalam Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia yang dapat diakses melalui website Bank Indonesia pada tanggal 14 Oktober 2008.

Jakarta, 7 Oktober 2008
Direktorat Perencanaan Strategis
dan Hubungan Masyarakat



Dyah N.K. Makhijani

Direktur

Monday, October 6, 2008

Arti sebuah SMP


A. Pendahuluan
Kompleksitas kehidupan dewasa ini, seolah-olah telah menjadi bagian yang mapan dari kehidupan masyarakat, sebagian demi sebagian akan bergeser atau hilang karena digantikan oleh pola kehidupan baru pada masa mendatang yang mungkin akan lebih kompleks. Kecenderungan yang muncul dipermukaan dewasa ini, ditunjang oleh laju perkembangan teknologi dan arus gelombang kehidupan global yang sulit dibendung, mengisyaratkan bahwa kehidupan pada masa depan menjadi sarat pilihan yang rumit. Kondisi itu mengisyaratkan pula bahwa manusia akan semakin didesak ke arah kehidup­an yang amat kompetitif.
Kehidupan masa depan itu dapat menyebabkan manusia menjadi serba bingung atau malah larut ke dalam situasi baru itu, jika tidak memiliki ketahan hidup yang memadai karena tata nilai lama yang telah mapan ditantang oleh nilai-nilai baru yang belum banyak dipahami. Masa depan yang kompleks itu menyiratkan pula bahwa pola-pola perilaku yang dikuasai dan telah rnenjadi kebiasaan pada saat ini, tidak sepenuhnya adaptif untuk mengarungi kehidupan pada masa depan. Ini mengandung makna dan memberikan implikasi imperatif terhadap perluasan ikhtiar secara dini dan serius untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa ini, agar kelak memiliki ketangguhan hidup sesuai dengan fitrah insaniyahnya. Di sinilah institusi pendidikan - Sekolah Menengah Pertama - menerima tugas untuk menggarapnya.
Betapa sulitnya membendung mengalimya nilai-nilai baru yang belum tentu positif itu, baik yang masih dalam taraf merembes maupun yang telah mencapai tingkat membanjir. Oleh sebab itu, ikhtiar yang dilakukan melalui pendidikan - termasuk di dalamnya ikhtiar bimbingan - seyogianya tidak dilakukan dengan lebih banyak mengintervensi faktor-faktor eksternal, tetapi lebih menekankan pada faktor-faktor internal agar lulusannya memiliki ketahanan individual. Faktor internal yang penting untuk diintervensi melalui kegiatan bimbingan pada Sekolah Menengah Pertama yakni kemampuan self-management.


Kemampuan self-management menjadi penting untuk diintervensi secara dini melalui ikhtiar bimbingan di SMP, karena locus of control dan locus of responsibility yang bersifat eksternal lebih banyak dominan pada perilaku masyarakat. Sehubungan dengan itu, apa pentingnya kemampuan self-management dikembangkan secara dini melalui ikhtiar bimbingan di SMP ?
.
B. Pembahasan
Self-management merupakan salah satu di antara 33 jenis self pada manusia yang perlu dikembangkan sejak dini (Hoare, 1992). Self-management adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu dalam mengarahkan perilakunya dengan menggunakan suatu siasat atau kombinasi siasat terapi (Cormier & cormier, 1985) agar mampu berpeirlaku positif dan produktif (Yates, 1985). Self-management itu merupakan salah satu cara yang lazim digunakan dalam tradisi bimbingan dan konseling. Penggunaannya dapat dikenakan kepada berbagai sasaran perilaku (Bemstein, 1981).
Penggunaan self-management dalam ikhtiar bimbingan dapat mendidik dan membiasakan peserta didiknya mampu berperilaku positif sejak dini. Itu dimungkinkan karena siasat self-management itu merupakan bentuk pengubahan perilaku yang dalam prosesnya lebih banyak dilakukan oleh individu yang bersangkutan, bukan diarahkan atau (bahkan) dipaksakan oleh orang lain (pembimbing). Self-management juga berdasarkan diri pada tanggung jawab indvidu untuk bertindak melalui manipulasi peristiwa-peristiwa eksternal dan internal.
Dalam self-management amat menonjolkan kemampuan individu untuk belajar dan mengarahkan dirinya sendiri. Penyerahantanggungjawab tertiadap diri individu sendiri untuk mengubah perilakunya itu amat sesuai dengan kedirian manusia karena individulah yang paling tahu, paling bertanggung jawab, dan paling mungkin untuk mengubah dirinya. Ikhtiar pengubahan diri atas dasar insiatif dan penemuan sendiri itu dapat membuat perubahan itu bertahan lama.
Penggunaan teori kognitif dalam pendidikan dan bimbingan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Penghampiran teori kognitif dapat merupakan suatu model dalam menjelaskan struktur perkembangan manusia, yang dapat membantu pendidikan maupun bimbingan untuk mengembangkan siasat-siasat dalam ikhtiar mengantarkan manusia ke tingkat perkembangan yang lebih tinggi. Demikian halnya dengan teori perkembangan moral. Perkembangan moral anak usia SMP berada pada tahap prakonvensional dan konvensional berarti ada kecenderungan pada mereka untuk berbuat sesuatu yang dapat diterima oleh sekelilingnya agar dipandang sebagai anak yang baik, menyadari kewajibannya untuk melaksanakan norma-norma yang ada, dan mempertahankan pentingnya ada norma.
Dengan menggunakan teori kognitif dan moral itu, dengan memperhatikan posisi anak usia SMP, dari perspektif teori tersebut menjadi tampak jelas bahwa kemampuan self-management relevan dan perlu untuk dikembangkan secara dini melalui ikhtiar bimbingan pada jenjang pendidikan SMP sebab self-management menuntut kemampuan mengendalikan diri dan bekerja secara tertib dan tekun dalam latihan memantau perilakunya, memikirkan mengapa perilaku itu dilakukan dan apa akibatnya, mengembangkan keinginan untuk mengubah perilakunya, dan komitmen untuk melestarikan perilaku yang positif.
Kemampuan mengendalikan diri pada umumnya dimiliki oleh individu yang telah memiliki kemampuan berpikir rasional, sedangkan kemampuan bekerja secara tertib dan tekun pada umumnya dimiliki oleh individu yang memiliki motif berprestasi tinggi. Bibit-bibit berpikir rasional dan motif berprestasi itu telah mulai bersemi pada anak usia pendidikan SMP. Oleh sebab itu, ikhtiar mengembangkannya secara serius yang dinanti-nanti agar mereka itu terbiasa sejak dini menggunakan kemampuan self-management-nya.
Untuk mengembangkan kemampuan self-management itu ada beberapa siasat yang dapat ditempuh, yakni (1) pantau-diri (Self-monitoring), (2) gan-jaran (self-reward); (3) kendali-stimulus (stimulus-control) Cormier & Cormier, 1985); dan hukum-diri (self-punishment).
Pantau-diri adalah suatu proses mengamati dan mencatat serba-serbi diri sendiri dan interaksinya dengan lingkungannya. Kendali-stimulus merupakan pengubahan perilaku yang dilakukan oleh siswa dengan cara mengenali rangsangan-rangsangan yang mengendalikan perilaku, mengurangi kemungkinan bertemu dengan rangsangan yang menyebabkan timbulnya perilaku yang tidak diinginkan, meningkatkan rang­sangan yang dapat menyebabkan timbulnya perilaku yang diinginkan, dan mengubah konsekuensi atau waktu kegiatan-kegiatan sebelumnya yang merugikan digantikan dengan pola baru yang mendukung pencapaian tujuan perilaku yang diinginkan.Ganjar-diri merupakan siasat pengubahan perilaku dengan mengatur dan memperkuat perilakunya dengan konsekuensi yang dihasilkannya sendiri. Ganjar-diri ini dapat ditetapkan untuk pengubahan perilaku karena, banyak perilaku individu yang dikendalikan oleh konsekuensi yang dihasilkan sendiri di samping konsekuensi dari luar. Hukuman-diri merupakan siasat pengubahan perilaku dengan cara mengatur dan memperlemah atau menghilangkan perilaku dengan konsekuensi yang dihasilkan sendiri.
Dalam praktiknya, untuk mengembangkan kemampuan self-mana­gement, keempat siasat di atas dapat diterapkan secara sendiri-sendiri atau kombinasi. Namun, berdasarkan hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi siasat lebih efektif daripada hanya menggunakan satu siasat secara sendiri-sendiri. Misalnya, kombinasi pantau-diri dengan ganjar-diri, pantau-diri dengan hukum diri, atau pantau-diri dengan kendali-stimulus.

C. Penutup
Kesejahteraan hidup manusia lebih mengacu kepada dan bermuatan psikis ketimbang fisik. Manusia sejahtera bukan berarti manusia yang bebas masalah (problem free) melainkan yang mampu menghadapi dan menyelesaikan masalahnya setiap kali muncul. Adalah mimpi jika manusia mendambakan kesejahteraan dengan berharap bebas dari masalah. Lebih-lebih pada zaman modern yang serba rumit. Oleh sebab itu, agar manusia mampu menghadapi dan menyelesaikan masalahnya setiap kali muncul, perlu dikembangkan kemampuan itu secara dini dan serius. Jenjang pendidikan SMP merupakan wahana strategis untuk ikhtiar itu, dan kemampuan self-management merupakan suatu alternatif yang dapat dipilih untuk dikembangkan. Pengembangan kemampuan self-management memiliki beberapa keunggulan: (1) dapat meningkatkan kendali siswa atas lingkungan dan mengurangi ketergantungan kepada orang lain, (2) tidak mahal, praktis, dan lidak terlampau sulit untuk dilaksanakan, dan (3) dapat diterapkan untuk perilaku problematik maupun nonproblematik.
Pada saat permulaan pengembangan self-management mungkin peserta didik mengalami kesulitan karena terdapat sejumlah langkah yang harus dilakukan. Untuk itu, pembimbing dapat membantunya dengan mengajarkan langkah-langkah yang berupa keterampilan psikologis. Peran pembimbing seperti ini yang disebut sebagai giving people psychologica, skills for managing their own lives. Jadi, dengan bekal keterampilan psikologis yang diajarkan oleh pembimbing, peserta didik diharapkan mampu memecahkan masalahnya sendiri.q

diambil dari sini